Customer Relationship Management (CRM) in Sharp Healthcare,,,

Customer relationship management (CRM) adalah proses-proses yang diimplementasikan oleh sebuah perusahaan untuk menangani hubungan perusahaan tersebut dengan customer-nya. CRM software digunakan untuk mendukung proses-proses ini, menyimpan informasi customers yang telah ada sekarang serta informasi calon customers. Informasi di sistem ini dapat diakses dan diinput oleh para karyawan di departemen yang berbeda. Semua detail kontak pelanggan bisa disimpan di sistem ini. Data yang ada dalam sistem ini dapat dipergunakan untuk pemasaran dengan maksud agar perusahaan dapat memenuhi target penjualan.

Tujuan strategi CRM harus mempertimbangkan situasi perusahaan secara spesifik dan keinginan pelanggannya. Informasi yang didapat lewat inisiatif CRM bisa mendukung perkembangan memasarkan strategi dengan mengembangkan pengetahuan organisasi di berbagai bidang, seperti mengenali segmentasi pelanggan, memperbaiki kualitas produk, dan mengetahui celah pelanggan yang mana yang paling menguntungkan.

Sharp HealthCare, sebuah sistem healthcare terkemuka di San Diego, telah memilih crmView dari Solucient sebagai solusi customer relationship management (CRM) di perusahaannya.

Keuntungan lain dari crmView sebagai salah satu tool CRM yang disediakan oleh Solucient untuk Sharp Healthcare adalah kemudahan interface dan servis pelanggan.

Executive Information System,,,

Pada dasarnya, EIS berkaitan dengan MIS (Management Information System). Seperti MIS, EIS juga bertujuan untuk memudahkan aliran informasi. Namun, tidak semua perusahaan bersedia menerapkan MIS dikarenakan menerapkan teknologi masih dianggap sulit. Oleh karena itulah ada EIS yang memperkenalkan MIS. Untuk mengatasi resistensi terhadap teknologi. EIS merupakan tipe baru dari aplikasi untuk sistem analist yang terus mempertimbangkan perkembangan kebutuhan penggunakan teknologi baru dan mengerti pekerjaan manajerial secara mendalam. Apa saja yang ada di dalam EIS bisa diarahkan sesuai dengan tujuan bisnis perusahaan. Untuk membuat sistem, EIS development team berkoordinasi dengan executive, executive staff personnel, functional area personnel, information systems personnel, vendors, dan terakhir konsultan (jika diperlukan). EIS pada dasarnya dikembangkan untuk memudahkan dan mempercepat akses informasi internal.

Barcode,,,

Setiap produk yang ada di sekitar kita pada umumnya memiliki barcode (kode garis-saris hitam putih). Barcode merupakan sejenis kode yang mewakili data atau informasi tertentu (biasanya jenis dan harga barang seperti makanan dan buku).

Barcode merupakan instrumen yang bekerja berdasarkan asas kerja digital. Pada konsep digital, hanya ada 2 sinyal data yang dikenal dan bersifat boolean, yaitu 0 atau 1. Barcode menerapkannya pada batang-batang baris yang terdiri dari warna hitam dan putih. Warna hitam mewakili bilangan 0 dan warna putih mewakili bilangan 1. Hal ini terjadi karena warna hitam akan menyerap cahaya yang dipancarkan oleh alat pembaca barcode, sedangkan warna putih akan memantulkan balik cahaya tersebut.

Keuntungan dari penerapan Barcode adalah sebagai berikut : Proses Input Data lebih Cepat, Tepat, dan Akurat, Mengurangi Biaya, Peningkatan Kinerja Manajemen. Simbologi barcode yang sering kita temukan di sekitar kita adalah EAN-13.

Cara baca barcode :
Kode Barcode EAN-13 membagi kelompok dalam empat bagian, 3 angka untuk kelompok pertama, 4 angka untuk kelompok kedua, dan 5 angka untuk kelompok ketiga serta 1 angka untuk kelompok keempat. Tiga digit pertama mewakili Negara dimana barcode dikeluarkan, Keempat digit kode berikutnya adalah untuk perusahaan pengguna (manufactur number), Susunan lima digit berikutnya mewakili kode produk dan dialokasikan oleh perusahaan untuk produk-produk unik, angka terakhir merupakan check digit yang berguna untuk pengecekan ulang.

More information about System Analyst…

Saat ini, penerapan teknologi informasi semakin meluas dan menyebar di berbagai bidang, terdapat beberapa bidang pekerjaan Teknik Informatika yang peluangnya cukup besar, antara lain system analyst, network engineering, programmer, dan web designer. System analyst adalah orang yang tugasnya menganalisis dan mendesain sistem yang akan digunakan dalam suatu perusahaan/organisasi. Ia dituntut mengenal mulai dari apa yang diminta oleh klien (system definition), pengerjaan database-nya (system implementation), hingga ke pengenalan hardware. Kemampuan untuk budgeting (menghitung anggaran) yang akan dipakai dalam pengerjaan sistem juga penting. Dalam praktek, system analyst dan programmer bekerja bersama. System analyst mendesain dan menganalisis sistem, dan programmer yang akan membuat kode-kodenya. System analyst juga memiliki tugas yang hampir sama dengan project manager, hanya tentunya dalam skala yang lebih permanen. Seorang system analyst bertanggung jawab untuk meneliti, merencanakan, mengkoordinasikan, dan merekomendasikan software dan system yang dipilih untuk menghadapi kebutuhan bisnis suatu organisasi. Gaji yang ditawarkan untuk posisi system analiyst ini sekitar 6 juta rupiah. Saat ini system analyst berpeluang untuk bekerja di perusahaan besar di berbagai bidang (misalkan : perbankan, multimedia, dll). Berbagai bidang tersebut tentunya membutuhkan system analyst, mengingat setiap klien menginginkan sistem yang efektif dan tepat guna. Menurut prediksi Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat, jumlah permintaan terhadap system analyst akan meningkat sekitar 94 persen.

Aplikasi EDI di Motorola Inc.

Motorola Inc. adalah salah satu perusahaan penghasil ponsel terkemuka yang sedang focus dalam meningkatkan metode Electronic Data Interchange (EDI). EDI adalah suatu bentuk sistem pertukaran data dan informasi antar rekanan (satu dengan yang lain) dengan menggunakan media elektronik (computer) dalam bentuk electronic file, sehingga proses perpindahannya dapat dengan cepat, mudah dan tanpa hard file untuk menekan biaya. EDI yang merupakan bagian dari ecommerce ini terdiri dari proses pertukaran dokumen perusahaan dari computer ke computer dengan tujuan informasi. Dengan EDI, informasi-informasi secara otomatis sampai ke perusahaan yang termasuk ke dalam sistem. Informasi tersebut dapat berupa informasi produk, order pembelian, dan faktur. Motorola Hospitality Group merupakan bagian dari Motorola Inc. yang menjunjung tinggi efisiensi, karena cost yang berhasil dikurangi digunakan untuk hal-hal sosial. Dengan EDI, Motorola Hospitality Group dapat menghapuskan ketidakefisienan karena dengan EDI proses berbahan dasar kertas sudah sangat-sangat tereduksi. Dengan digunakannya EDI, penyampaian informasi jauh lebih cepat dibandingkan dengan cara manual. Selain itu jika ada pembelian, pelanggan akan lebih cepat terlayani.

Aplikasi E-commerce di Sony Electronic Inc.

Sony Electronics Inc. memasarkan produknya, yakni Sony VAIO dengan e-commerce. E-commerce merupakan suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan “get and deliver“. E-commerce akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas biaya-biaya operasional untuk kegiatan trading (perdagangan) . Metode ini memang sering digunakan oleh berbagai macam perusahaan. Ada beberapa perusahaan yang khusus bergerak dalam bidang e-commerce, salah satunya OnLink. OnLink merupakan perusahaan yang cukup terkemuka di bidang advertising yang melayani perusahaan lain yang akan memasarkan atau mengiklankan produknya dengan e-commerce. Iklan produk via perangkat halus (internet) akan membantu pelanggan yang online membuat keputusan dalam berbelanja. Aplikasi e-commerce yang dilakukan oleh Sony Electronics Inc. sangat menimbulkan manfaat bagi perusahaan. Sony Electronics Inc. setelah menggunakan e-commerce,kemudian memiliki kesempatan yang lebih luar biasa untuk menambah penjualan, meningkatkan kepuasan hati pelanggan dan pelayanan servis.

Implementasi Knowledge Management di Hyundai Motor…

Knowledge management (KM) adalah sebuah konsep baru di dunia bisnis yang banyak digunakan di berbagai perusahaan. KM adalah sebuah proses yang mengkoordinasikan penggunaan informasi, pengetahuan, dan pengalaman. Tujuan penerapan knowledge management di perusahaan adalah untuk meningkatkan dan memperbaiki operasional perusahaan dalam mencari keuntungan kompetitif. Selain itu, KM juga digunakan sebagai “pewaris” agar jika terjadi pergantian generasi pekerja, ilmu, proses, serta pengalaman bekerja tidak hilang, tetapi terus diwariskan secara turun-temurun. Salah satu perusahaan internasional yang menerapkan KM adalah Hyundai Motor. Ada tiga tahap dalam mengimplementasikan KM di perusahaan ini, yakni mencari dan berbagi pengalaman, menempatkan infrastruktur KM dan budaya organisasi yang dapat memajukan perusahaan , dan yang terakhir adalah menjaga serta mempertahankan pengetahuan agar tetap diwariskan secara turun-temurun. Tidak diterapkannya KM di suatu perusahaan akan menjadi suatu kerugian besar. Pada tahun 2003, diprediksikan bahwa ada sekitar 500 perusahaan yang mengalami kerugian sebesar $32bn dikarenakan adanya rework, performa kerja yang di bawah standar, dan ketidakmampuan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Selain itu ada data yang menunjukkan bahwa untuk menjadi pekerja yang benar-benar ahli dan sanggup menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan benar, pekerja di perusahaan yang tidak menerapkan KM butuh waktu rata-rata enam minggu dalam setahun. Hal-hal tersebut sangat tidak efektif. Dengan menerapkan KM, hal-hal yang merugikan tersebut bisa dihindari. KM memberi manfaat bagi Hyundai Motor. Salah satu manfaat penerapan KM di Hyundai Motor adalah inventori di perusahaan tersebut mendekati nilai nol (zero inventories). Hal ini sangatlah menguntungkan karena semakin rendah inventori, semakin kecil cost.

Sistem Informasi dan Teknologi Informasi…

Sistem Informasi (SI) & Teknologi Informasi (TI) telah menjadi komponen yang sangat penting bagi keberhasilan bisnis dan organisasi. TI termasuk SI berbasis Internet yang dapat membantu segala jenis bisnis meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses bisnis, pengambilan keputusan manajerial, dan kerjasama kelompok kerja, hingga memperkuat posisi kompetitif dalam pasar yang cepat sekali berubah. Sistem Informasi adalah sebuah sistem yang menerima sumber daya data sebagai input dan memprosesnya ke dalam produk informasi sebagai outputnya. Sistem ini terdiri dari rangkaian orang, prosedur, dan sumber daya yang mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam suatu organisasi.  Sedangkan Teknologi Informasi adalah tools yang digunakan untuk menyampaikan informasi yang terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, komunikasi, manajemen database, dan teknologi pengolahan informasi lainnya yang dipergunakan dalam suatu sistem informasi yang berbasiskan komputer.

mars TI..UI..

Kebanggaan kami Teknik Industri UI

Jiwa ini mengabdi padamu

Wadah orang yang bercita mulia

Terus Maju

Teruslah berjaya

berjuang, berjuang, demi satu tujuan

Terus berkarya dan gapai cita

berjuang, berjuang, demi satu tujuan

Terus berkarya dan gapai cita